Apa Kabar Salatiga – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan penjualan berbasis online sebagai strategi memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Dorongan tersebut disampaikan menyikapi perkembangan teknologi digital yang membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau konsumen secara lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.
Digitalisasi Jadi Kunci Penguatan UMKM
Anggota DPRD Salatiga menilai bahwa digitalisasi pemasaran merupakan langkah strategis yang perlu segera diadopsi oleh pelaku UMKM. Perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengandalkan platform digital menjadi alasan kuat pentingnya transformasi ini.
“Penjualan online memberi peluang besar bagi UMKM Salatiga untuk naik kelas dan bersaing dengan produk dari daerah lain,” ujar salah satu anggota DPRD Salatiga.
Perluas Akses Pasar Tanpa Batas Wilayah
Melalui pemanfaatan marketplace, media sosial, dan platform e-commerce, UMKM dapat memasarkan produknya tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. Hal ini dinilai mampu meningkatkan volume penjualan sekaligus memperkenalkan produk lokal Salatiga ke pasar yang lebih luas.
DPRD Salatiga menekankan bahwa strategi penjualan online juga dapat menjadi solusi atas keterbatasan modal dan lokasi usaha yang kerap dihadapi pelaku UMKM.

Baca juga: DLH Salatiga Bakal Batasi Pembuangan Sampah ke TPS
Dorong Sinergi dengan Pemerintah Daerah
DPRD Salatiga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperkuat program pendampingan dan pelatihan digital bagi UMKM. Pelatihan tersebut meliputi pengelolaan toko online, fotografi produk, pemasaran digital, hingga manajemen transaksi dan logistik.
Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dinilai penting agar proses digitalisasi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Tantangan Literasi Digital Jadi Perhatian
Meski memiliki potensi besar, DPRD Salatiga mengakui masih adanya tantangan dalam penerapan penjualan online, khususnya terkait literasi digital. Tidak semua pelaku UMKM memiliki pemahaman yang memadai mengenai teknologi dan pemasaran digital.
Oleh karena itu, DPRD menilai perlu adanya pendekatan yang berkelanjutan, tidak hanya pelatihan sekali waktu, tetapi pendampingan secara intensif agar UMKM benar-benar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.
Peran Marketplace dan Media Sosial
DPRD Salatiga mendorong UMKM untuk aktif memanfaatkan berbagai marketplace nasional serta media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan. Konten kreatif, pelayanan pelanggan yang responsif, serta kualitas produk yang konsisten menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen di dunia digital.
Dengan strategi yang tepat, penjualan online diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk UMKM Salatiga.
Harapan Tingkatkan Perekonomian Lokal
Pemanfaatan penjualan online oleh UMKM diharapkan dapat berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Peningkatan omzet UMKM akan berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DPRD Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan dan program yang berpihak pada penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Penutup
Dorongan DPRD Salatiga agar pelaku UMKM memanfaatkan penjualan online menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, dan sinergi lintas sektor, UMKM Salatiga diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan tumbuh secara berkelanjutan di era digital.






