Apa Kabar Salatiga – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), tarif bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kota Salatiga mengalami kenaikan. Kenaikan tarif berkisar antara 10 hingga 15 persen, seiring meningkatnya permintaan penumpang pada musim libur akhir tahun.
Kenaikan tersebut mulai diberlakukan secara bertahap oleh sejumlah perusahaan otobus (PO) yang melayani rute jarak jauh dari dan menuju Terminal Tingkir Salatiga.
Permintaan Tiket Meningkat Drastis
Kepala Terminal Tingkir Salatiga menyampaikan bahwa lonjakan penumpang mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Peningkatan ini dipicu oleh tradisi mudik dan liburan akhir tahun yang menjadi agenda rutin masyarakat.
“Permintaan tiket bus AKAP sudah mulai naik, terutama untuk rute Jawa Tengah–Jawa Timur, Jawa Tengah–Jakarta, dan Jawa Tengah–Jawa Barat,” ujarnya.
Kondisi tersebut mendorong operator bus menyesuaikan tarif, sesuai ketentuan batas atas dan batas bawah yang telah ditetapkan pemerintah.
Kenaikan Masih Dalam Batas Wajar
Meski mengalami kenaikan, pihak terminal memastikan bahwa tarif bus AKAP masih berada dalam koridor yang diizinkan oleh Kementerian Perhubungan. Kenaikan 10–15 persen dinilai sebagai penyesuaian musiman yang lazim terjadi setiap periode Nataru.
“Kami terus melakukan pengawasan agar tidak ada PO yang menaikkan tarif secara sepihak atau melebihi batas yang ditentukan,” tegasnya.
Selain itu, petugas juga membuka layanan pengaduan bagi penumpang apabila menemukan praktik penarikan tarif yang tidak sesuai aturan.

Baca juga: Stok Dikurangi, Antrean Bio Solar di SPBU Salatiga Mengular Jelang Nataru
Penumpang Diminta Pesan Tiket Lebih Awal
Pihak pengelola terminal mengimbau masyarakat yang berencana bepergian menggunakan bus AKAP agar memesan tiket lebih awal. Hal ini untuk menghindari kehabisan tiket maupun lonjakan harga yang lebih tinggi mendekati puncak arus mudik dan libur tahun baru.
“Kalau bisa beli tiket dari jauh hari, jangan menunggu hari keberangkatan,” imbau petugas terminal.
Selain itu, calon penumpang juga diminta memastikan jadwal keberangkatan dan kondisi armada demi kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.
Pengawasan Keselamatan Diperketat
Selain pengawasan tarif, Terminal Tingkir Salatiga bersama instansi terkait juga memperketat pemeriksaan kelaikan armada. Ramp check dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan, kelengkapan surat, serta kesiapan awak bus.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjamin keselamatan penumpang selama periode Nataru yang identik dengan lonjakan volume perjalanan.
Masyarakat Diharap Tetap Bijak
Dengan naiknya tarif bus AKAP jelang Nataru, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam merencanakan perjalanan. Pemerintah daerah juga mengajak semua pihak, baik operator maupun penumpang, untuk bersama-sama menciptakan arus mudik dan liburan akhir tahun yang aman, tertib, dan nyaman.
Kenaikan tarif ini diperkirakan bersifat sementara dan akan kembali normal setelah masa libur Natal dan Tahun Baru berakhir.






