Apa Kabar Salatiga — Progres pembangunan Gudang Pangan dan Tower Warning Receiver (TWR) di Kota Salatiga terus dikebut menyusul tenggat kontrak yang hampir berakhir. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu agar fasilitas ini segera dapat digunakan untuk mendukung ketahanan pangan serta peningkatan sistem peringatan dini bencana di wilayah tersebut.
Pengerjaan Capai Tahap Akhir
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerja terlihat melakukan penyelesaian konstruksi pada berbagai bagian bangunan, mulai dari perakitan struktur akhir hingga instalasi sejumlah perangkat pendukung. Dinas terkait menegaskan bahwa percepatan dilakukan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
“Kami terus memantau setiap progres. Pengerjaan saat ini sudah masuk tahap final, dan kami memastikan semua spesifikasi sesuai perencanaan,” ujar seorang pejabat dari dinas teknis.
Gudang Pangan untuk Jaga Stabilitas Pasokan
Pembangunan Gudang Pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketersediaan serta distribusi bahan kebutuhan pokok. Dengan fasilitas penyimpanan yang lebih besar dan modern, Pemkot berharap dapat merespons lebih cepat ketika terjadi lonjakan harga atau gangguan pasokan.
Fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi pusat penyangga pangan di tingkat kota, dengan kemampuan menyimpan komoditas seperti beras, jagung, dan bahan kebutuhan pokok lainnya.
“Gudang ini akan membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan. Ketika pasokan terganggu, kita bisa ambil langkah lebih cepat,” tambah pejabat tersebut.

Baca juga: Pembangunan Jembatan Banyuputih Salatiga Belum 90 Persen, 9 Desember Harus Selesai
TWR untuk Tingkatkan Sistem Peringatan Dini
Selain gudang pangan, pembangunan Tower Warning Receiver (TWR) juga menjadi prioritas mengingat pentingnya sistem peringatan dini bencana di Salatiga yang berada di area rawan gempa dan potensi bencana lainnya.
TWR nantinya terhubung dengan sistem peringatan nasional dan dapat menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat. Fasilitas ini diharapkan meminimalkan risiko dan dampak bencana.
“Kota Salatiga membutuhkan sistem peringatan yang tangguh. Dengan TWR, informasi bisa diterima lebih cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.
Pemerintah Minta Kontraktor Tepat Waktu
Mendekati masa akhir kontrak, pemerintah menegaskan pentingnya penyelesaian tanpa melewati batas waktu. Pemantauan intensif dilakukan setiap hari untuk memastikan progres berjalan sesuai jadwal.
Apabila terdapat kendala teknis, kontraktor diminta segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar tidak terjadi keterlambatan. Meski dikebut, pemerintah menekankan bahwa kualitas dan keamanan bangunan tetap menjadi prioritas utama.
Harapan Segera Beroperasi
Dengan berbagai percepatan yang dilakukan, fasilitas Gudang Pangan dan TWR diharapkan bisa segera dioperasikan awal tahun depan. Masyarakat pun menantikan manfaat langsung dari keberadaan dua infrastruktur tersebut, terutama dalam urusan ketahanan pangan dan mitigasi bencana.
“Semoga pembangunannya tuntas sesuai kontrak. Ini fasilitas yang sangat dibutuhkan warga,” ujar salah satu warga Salatiga.
