Apa Kabar Salatiga — Proyek pembangunan Jembatan Banyuputih di Kota Salatiga kembali menjadi sorotan setelah progres pengerjaan dilaporkan belum mencapai 90 persen, sementara batas waktu penyelesaian telah ditetapkan pada 9 Desember 2025. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik terkait potensi keterlambatan, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur penting penghubung mobilitas warga dan kendaraan logistik.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa bagian konstruksi masih dalam tahap penyelesaian, termasuk pekerjaan pada struktur atas, pengecoran sejumlah titik, dan pemasangan pengaman jembatan.
PUPR Desak Kontraktor Percepat Pekerjaan
“Kami sudah mengingatkan bahwa waktu tinggal beberapa hari. Tidak ada alasan untuk menunda atau melewati deadline,” ujar perwakilan PUPR Salatiga.
PUPR juga menegaskan tidak akan segan memberi sanksi apabila kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.
Pada saat jembatan ini ditutup selama proses pembangunan, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh. Hal tersebut berdampak pada waktu tempuh lebih lama, peningkatan kepadatan di beberapa titik, dan tingginya biaya operasional bagi pengendara.
Karena itulah penyelesaian tepat waktu sangat dinantikan masyarakat.

Baca juga: Film lokal Salatiga Hidupkan Kreativitas Anak Muda
Kontraktor Janji Kejar Target
“Kami berkomitmen menyelesaikan sebelum tanggal 9 Desember. Semua material sudah tersedia dan tim bekerja penuh,” ujar pihak kontraktor.
Meski demikian, kondisi cuaca yang sering hujan menjadi salah satu tantangan yang memperlambat beberapa tahapan pekerjaan.
Kekhawatiran dari Masyarakat
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran proyek tidak selesai tepat waktu, mengingat progres yang terlihat masih cukup signifikan.
“Kalau bisa tepat waktu, karena jalan alternatif macet terus. Kami hanya berharap pembangunan tidak molor,” kata salah seorang warga.
Para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan pekerja harian, menjadi kelompok yang paling merasakan dampak dari keterlambatan ini.
Pemkot Minta Pengawasan Diperketat
Pemerintah Kota Salatiga meminta seluruh pihak yang terlibat meningkatkan pengawasan agar hasil pekerjaan sesuai standar dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kami tidak ingin hanya cepat selesai, tapi juga harus aman dan kuat untuk jangka panjang,” tegas pejabat Pemkot.
Publik Menunggu Kepastian
Dengan sisa waktu yang semakin mepet, publik kini menantikan kepastian apakah pembangunan Jembatan Banyuputih benar-benar bisa selesai tepat waktu.






