Dior Dior Dior

Pramono Resmikan Taman Doa Kasih Mulia Sejati di Rawa Buaya Jakbar

Pramono Resmikan Taman
Dior

Pramono Resmikan Taman Doa Kasih Mulia Sejati Diresmikan Pramono di Rawa Buaya, Jadi Ruang Spiritualitas dan Harmoni

Apa Kabar Salatiga — Pramono Resmikan Taman Sebuah ruang spiritualitas baru  hadir di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Taman Doa Kasih Mulia Sejati, yang terletak di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, resmi dibuka untuk umum setelah diresmikan oleh tokoh nasional Pramono Anung, Jumat (19/9). Kehadiran taman doa ini disambut hangat oleh warga lintas agama sebagai simbol kerukunan dan kedamaian.

Tempat Refleksi dan Kebersamaan

Taman Doa Kasih Mulia Sejati dibangun sebagai tempat perenungan, doa, dan ketenangan jiwa, terbuka bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan. Dikelilingi pepohonan rindang, taman ini dilengkapi dengan bangku-bangku, altar sederhana, dan jalur jalan kaki yang menyatu dengan alam.

Dior

Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya ruang-ruang spiritual seperti ini di tengah kota yang padat dan penuh tekanan sosial.

Di tengah kehidupan yang serba cepat, masyarakat butuh tempat untuk hening, merenung, dan menguatkan spiritualitas. Taman ini bisa jadi oase batin,” ujar Pramono di hadapan tamu undangan.

Pramono Sebut Pembukaan Taman 24 Jam Dimulai Pekan Ini

Baca Juga: Pria Bawa Sajam Ditangkap di Srengseng, Diduga Ingin Tusuk Warga

Pramono Resmikan Taman Simbol Toleransi di Tengah Kota

Selain menjadi tempat ibadah dan meditasi, taman ini juga diharapkan menjadi simbol toleransi dan keharmonisan antarumat beragama. Sejumlah tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha turut hadir dalam peresmian sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan.

Taman ini bukan sekadar tempat doa, tapi juga wadah perjumpaan lintas iman. Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan,” ujar Pendeta Samuel, salah satu penggagas taman doa tersebut.

Dukungan Warga dan Pemerintah Daerah

Warga Rawa Buaya menyambut antusias kehadiran taman doa ini. Banyak yang berharap tempat ini dapat menjadi alternatif baru untuk beristirahat dari hiruk-pikuk kota dan mendekatkan diri dengan nilai-nilai spiritual.

Pemerintah Kota Jakarta Barat juga menyatakan dukungannya atas inisiatif ini. Camat Cengkareng, dalam sambutannya, mengatakan bahwa taman doa semacam ini memperkuat ekosistem sosial yang inklusif dan damai di tengah kota.

Kami mengapresiasi pembangunan taman doa ini yang dibangun bukan hanya dengan dana, tapi juga semangat gotong royong masyarakat,” katanya.

Terbuka untuk Umum

Taman Doa Kasih Mulia Sejati akan dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pengelola menegaskan bahwa taman ini bukan hanya untuk umat tertentu, melainkan terbuka bagi siapa saja yang ingin berdoa, bermeditasi, atau sekadar mencari ketenangan.


Penutup
Peresmian Taman Doa Kasih Mulia Sejati oleh Pramono menjadi penanda bahwa ruang-ruang spiritualitas masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat urban. Lebih dari sekadar tempat ibadah, taman ini hadir sebagai simbol kedamaian, toleransi, dan harapan baru untuk Jakarta yang lebih manusiawi.

Dior